Fashion

MICAM Milano Bentuk Masa Depan Ritel Alas Kaki untuk Musim Semi/Panas 2027

Tripbiru.id-Milan, Edisi ke-102 MICAM Milano, yang akan berlangsung pada 13–15 September 2026, kembali menegaskan posisinya sebagai ajang internasional terkemuka bagi industri alas kaki.

Selain menghadirkan ratusan peserta pameran dari berbagai negara, MICAM tahun ini juga menyediakan sejumlah alat intelijen pasar yang dirancang untuk membantu merek dan peritel membaca arah tren yang sedang berkembang, sekaligus menyusun strategi produk secara lebih tepat sasaran.

Salah satu instrumen andalan tersebut adalah Trend BUYER’S Guide, yang disusun MICAM bersama firma riset tren Livetrend.

Dengan menggabungkan riset tren, analitik prediktif, dan kecerdasan buatan, panduan ini memetakan arah utama mode alas kaki untuk musim Spring/Summer 2027 membantu para pembeli dan peritel mengambil keputusan belanja yang lebih terukur di tengah selera konsumen yang terus bergeser.

Menurut analisis tersebut, tren Spring/Summer 2027 menandai pergeseran cara pandang yang cukup mencolok.

Setelah bertahun-tahun estetika minimalis dan serba tenang mendominasi rak sepatu dunia, kini muncul dorongan untuk kembali menjadikan alas kaki sebagai medium ekspresi diri, lewat warna-warna berani, material yang lebih kaya tekstur, serta detail dekoratif yang lebih menonjol. Fenomena ini disebut sebagai bentuk “maksimalisme yang lebih matang”, karena tetap mengutamakan kenyamanan dan keaslian, bukan sekadar tampilan berlebihan.

Arah tersebut dirangkum MICAM ke dalam empat tren makro: Mare Noir, Urban Beach, Tribal Relics, dan Summer Residence.

Masing-masing mewakili gaya hidup dan cara berpikir konsumen yang berbeda, sekaligus menjadi kerangka acuan praktis bagi pelaku industri alas kaki dalam membaca arah pasar.

Di antara model yang diproyeksikan menonjol pada Spring/Summer 2027 adalah reinterpretasi Mary Jane, loafer versi dekonstruksi, dan sandal jepit bergaya urban yang mencerminkan perpaduan antara kode desain klasik, kenyamanan masa kini, dan kesan santai yang lebih elegan.

Para pelaku industri alas kaki dunia akan kembali berkumpul di MICAM Milano pada 13–15 September 2026.

Di ajang ini, merek, pembeli, dan profesional dari berbagai negara akan mendalami tren yang membentuk arah Spring/Summer 2027, bertukar pandangan mengenai perkembangan pasar terkini, sekaligus membuka peluang bisnis baru di salah satu pameran alas kaki paling berpengaruh di dunia

Konteks Bagi Industri Alas Kaki Indonesia

Perkembangan tren global ini relevan bagi Indonesia, yang saat ini tercatat sebagai negara eksportir alas kaki terbesar ketiga di dunia.

Berdasarkan data Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), nilai ekspor alas kaki nasional pada 2025 mencapai sekitar USD 7,98 miliar, tumbuh 9,54% dibandingkan 2024 dengan volume ekspor sekitar 601 juta pasang. Secara kumulatif, ekspor alas kaki Indonesia melonjak lebih dari 65 persen  sepanjang periode 2020–2025.

Momentum ini turut didorong oleh implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang mulai berlaku sejak 23 September 2025.

Perjanjian ini menghapus bea masuk sebesar 9 –15 persen untuk produk alas kaki Indonesia ke pasar Uni Eropa, sehingga produk nasional kini setara secara tarif dengan pesaing utama seperti Vietnam membuka peluang diversifikasi pasar di luar Amerika Serikat, yang selama ini masih menjadi tujuan ekspor terbesar.

Ajang seperti MICAM Milano menjadi salah satu pintu strategis bagi merek Indonesia untuk memperluas jejaring dan visibilitas di pasar Eropa.

Salah satu contohnya adalah Pijak Bumi, merek sepatu asal Indonesia yang pernah tampil di MICAM sebagai bagian dari program Emerging Designer pada 2020.

Tahun ini, Mario Minardi akan menjadi salah satu eksibitor pada bulan September. Dengan target ekspor Aprisindo menembus USD 10 miliar pada 2028–2029, keterlibatan yang lebih luas dalam forum tren dan perdagangan internasional seperti MICAM Milano berpotensi membuka jalan bagi lebih banyak merek Indonesia untuk menembus pasar premium global. ars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *