Tripbiru.id-Bintan. Bagi para penikmat kopi ini menjadi sebuah pengalaman menarik untuk minum Kopi Sekanak.
Kopi ini memang khas, karena diangkat dari Tabib Kerajaan Kesultanan Riau-Lingga terdahulu ini adalah sebuah jenis kopi rempah yang diracik untuk hidangan para tamu kerajaan pada abad ke-20.
Minuman ini merupakan sajian Nusantara negeri berlimpah ruah dengan kekayaan rempah-rempah.
Menjadi warisan turun temurun untuk resep Kopi Sekanak ini didapatkannya dari kitab warisan sejarah Tabib Kerajaan.
Seperti dituliskan Tabib, pada zaman dahulu seputaran hilir dan hulu perempatan daerah kekuasaan kerajaan Kesultanan Riau-Lingga terdapat arus air laut yang kuat, menerjang kapal-kapal kerajaan dan sulit menempuhnya. Selat itu dinamakan Sekanak.
Pada kisah Sekanak, dipersimpangan atau bibir pantai dahulu kala ditanami banyak pohon kopi. Saat kapal bersandar, kopilah yang akan menjadi jamuan kerajaan, sumber rempah yang masih alami, dan kegemaran Raja saat itu.
Kopi Sekanak itu menjadi warisan kerajaan dan telah turun temurun kemasyarakat umum. Saat ini, kopi yang dicampur dengan beragam rempah itu memiliki nilai keistimewaan dan ciri khas tersendiri.
Ada 7 rempah didalamnya, tidak termasuk kopi sebagai bahan dasarnya.
Saat meminumnya jangan langsung diteguk cepat, tapi coblah disruput perlahan. Karena membuatnya juga dengan diseduh perlahan-lahan. ars
Tripbiru.id- Jakarta, Salah satu wisata alam batuan granit raksasa yang tersusun unik di tepian pantai…
Tripbiru.id-Padalarang, Wisata petualang akan jadi hal tidak terlupakan. Di daerah Padalarang ada Gunung Hawu atau …
Tripbiru.id-Maldives, Noku Maldives, Vignette Collection, resor butik dari IHG Hotels & Resorts di kawasan Noonu…
Tripbiru.id- Jakarta, Ascott Indonesia, salah satu perusahaan hospitality terkemuka di Indonesia dan bagian dari The…
Tripbiru.id-Jakarta, Memasuki Oktober, perjalanan singkat dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengambil jeda dari…
Tripbiru.id-Jakarta, Pullman Jakarta Central Park menghadirkan Pullman HUB Vol. 2, dengan acara selama enam hari…