Pariwisata

Menikmati Keindahan Alam dan Seni di Tebing Breksi Yogyakarta

Tripbiru.id-Sleman, Tebing Breksi adalah salah satu destinasi wisata alam yang terletak di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Dulu, tempat ini merupakan lokasi penambangan batu kapur, namun kini telah disulap menjadi objek wisata yang unik dan artistik.

Keindahan alam dipadukan dengan sentuhan seni ukir membuat Tebing Breksi menjadi tempat favorit wisatawan lokal maupun mancanegara.

Daya Tarik Utama

Yang membuat Tebing Breksi begitu istimewa adalah tebing-tebing batu kapur yang diukir indah oleh para seniman lokal. Ukiran relief berbentuk naga, wayang, hingga motif-motif budaya Jawa menjadi latar foto yang sangat Instagramable.

Selain itu, dari atas tebing, pengunjung dapat menikmati pemandangan indah Candi Prambanan, Gunung Merapi, hingga hamparan kota Yogyakarta dari ketinggian.

Di sore hari, Tebing Breksi juga menjadi tempat yang pas untuk menikmati matahari terbenam. Banyak pengunjung yang duduk santai di amfiteater terbuka sambil menikmati pertunjukan atau sekadar menikmati suasana alam.

“Mulanya ada yang menawarkan ke tebing Breksi malam hari, agak ragu, tapi setelah lihat ada tata lampunya ini bisa jadi latar foto yang  menarik,” ungkap Suhanda wisatawan dari Pamulang  Jakarta.

Fasilitas yang Tersedia

Tebing Breksi sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang wisata seperti: Area parkir luas, toilet umum,warung makan dan kafe. Spot foto dan panggung terbuka. Penyewaan jeep wisata untuk menjelajahi kawasan sekitar

Selain menikmati keindahan tebing dan berfoto ria, pengunjung juga bisa: Menikmati pertunjukan seni budaya di panggung terbuka (tergantung jadwal acara)

Naik jeep wisata ke spot-spot lain seperti Candi Ijo atau Watu Payung. Berburu sunset romantic. Menikmati kuliner lokal di warung sekitar.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional Tiket Masuk: Rp10.000 per orang (harga dapat berubah sewaktu-waktu). Jam Buka: Setiap hari, pukul 06.00 – 21.00 WIB.

Berkunjung ke sini sebaiknya  saat pagi atau sore hari untuk menghindari panas Terik. Gunakan alas kaki yang nyaman untuk naik-turun tebing. Hormati aturan lokal dan jangan merusak ukiran di tebing. ars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *